Tips Cara Belajar : Cara pintar supaya pintar

Biologi Media Centre – Berikut ini adalah 10 tips cara belajar supaya menjadi pintar di sekolah. Patut diingat, belajar mendadak menjelang ujian adalah tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah rentang waktu yang ideal untuk mengulang pelajaran. Materi belajar yang banyak sebenarnya bukan masalah.
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghafal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hafal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihafal itu. Jadi sebelum menghafal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hafalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Sumber: http://www.jasapembuatanblog.com/10-tips-cara-belajar-untuk-menjadi-pintar-di-sekolah/

Tips Cara Belajar : Cara pintar supaya pintar

Biologi Media Centre – Berikut ini adalah 10 tips cara belajar supaya menjadi pintar di sekolah. Patut diingat, belajar mendadak menjelang ujian adalah tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah rentang waktu yang ideal untuk mengulang pelajaran. Materi belajar yang banyak sebenarnya bukan masalah.
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghafal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hafal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihafal itu. Jadi sebelum menghafal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hafalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Sumber: http://www.jasapembuatanblog.com/10-tips-cara-belajar-untuk-menjadi-pintar-di-sekolah/

Kata kata Motivasi ; Dalam Menghadapi Ujian Atau Tes

Dalam menghadapi ujian atau tes baik itu ujian nasional, ujian kenaikan kelas maupun tes masuk perguruan tinggi atau tes dalam melamar kerja banyak orang terkadang kurang motivasinya untuk menghadapi semua itu. Banyak dari kita semangat pada awalnya dan kemudian menjadi ragu – ragu atau Galau ketika sudah mendekati hari di laksanakan tes atau Ujian tersebut. Sebenarnya kenapa kita harus ragu dan merasa gelisah dalam menghadapi tes atau ujian, hal tersebut terjadi karena banyak faktor, diantaranya ; kurangnya persiapan, merasa tidak percaya diri terhadap kemampuan diri sendiri dan masih banyak yang lainnya. 
Saya akan memberikan kata kata motivasi dalam bahasa inggris dan Indonesia untuk mereka yang akan menghadapi ujian atau tes, semoga kata kata yang saya berikan dapat membantu memberikan semangat untuk mereka dalam menghadapi ujian atau tes yang akan mereka jalani. 

Kata kata Motivasi ; Orang Yang Sedang Menghadapi Ujian Atau Tes 

Hadapilah Ujian yang akan kamu lewati dengan baik dan usaha yang terbaik, dengan demikian kamu akan merasa tenang dan merasakan kepuasan dengan hasil yang akan kamu terima.
Face Trials that you are walking with a good and best effort , so you will feel calm and satisfaction with the results you will receive .
Ayo semangat dalam menghadapi tes yang sudah di depan mata, tes esok akan menentukan jalan hidup kamu selanjutnya jadi kamu harus semangat dan berusaha dengan baik.
Let the spirit in the face of the test is in sight , the test tomorrow will determine your life path further so you have a good spirit and strive with .
Jangan bermalas – malasan meski tes yang akan kamu hadapi masih menyisakan waktu, karena dengan kamu bermalas – malasan waktu akan berlalu tanpa dapat kamu manfaatkan.
Do not idle - idle even if you encounter tests that will still leave time , because you are idle - idle time will pass without you can use.
Jangan murung atau takut dalam menghadapi ujian, selalu berfikir optimis dengan usaha yang telah kamu lakukan untuk menghadapi ujian dan tes yang akan jalani, karena dengan rasa optimis kamu akan lebih baik dalam menjalani semuanya.
Do not be depressed or afraid in the exam , always thinking optimistic the effort you've done for the exam and tests that will live , because with a sense of optimism you will be better through everything.
Selalu berpikir bahwa kamu mampu, kamu bisa melewati semua ujian dan tes esok dengan baik maka kamu akan dapat hasil dengan baik.
Always think that you are capable , you can pass all the examinations and tests tomorrow well then you will get good results .
Jangan pernah berpikir gagal terlebih dahulu sebelum mencoba, usahakan yang terbaik dengan terus belajar dan berdoa, terus berpikir kamu bisa maka kamu akan bisa.
Never thought fails before trying , try our best to keep studying and praying , keep thinking you can and you will.
Jangan lupa semangat, belajar giat disertai dengan doa sebelum kamu melangkah menuju tempat ujian atau tes kamu, maka kemudahan akan membuka jalan untuk dirimu menuju keberhasilan.
Do not forget the spirit , prayerfully study hard before you are heading toward a test or tests you , it will pave the way to ease yourself towards success .
Tes atau ujian hanya menjadi salah satu hal yang harus kamu lalui untuk memulai langkah baru jadi kamu harus mampu melewatinya, jangan menyerah terus maju pasti kamu mampu.  
Test or exam only be one thing that you have to go through to launch a new step so you should be able to pass through , do not give go ahead for sure you can afford.
Jika kamu berpikir bisa maka kamu bisa, jika kamu berpikir mampu maka kamu mampu, jadi jangan pernah berpikir gagal karena itu akan menurunkan semangat dirimu, semangat kawan hanya ujian kamu pasti mampu.
If you think you can then you can , if you think you are able to afford it , so do not even think fails because it will demoralize you, the spirit of comrade just test you can surely afford .
Dalam menghadapi ujian kamu harus giat belajar dan membaca, karena apa yang kamu baca dan pelajari itu yang akan membantu kamu nanti dalam menjawab segala soal dan pertanyaan yang ada.
In an exam you must study hard and read , because what you read and learn it will help you later in the question and answer any questions.
Jangan pernah menyerah dalam menghadapi sesuatu apalagi ujian karena dengan kamu berhasil melewatinya kamu akan menemukan jalan baru yang harus kamu tempuh.
Never give up in the face of something much less exams because you got through it you will find a new path that you must take.
Dalam menghadapi ujian kamu harus serius dan benar benar tau apa yang kamu kerjakan maka kamu akan mendapatkan keberhasilan, semangat kawan kamu pasti bisa.
In an exam you must be serious and really know what you do then you will get success , you must be a spirit companion .
Demikian kata kata motivasi yang dapat saya berikan semoga dapat mengembalikan dan menambah semangat kita dalam menghadapi ujian atau yang akan di jalani. 

Cara Belajar Efektif dan Mudah Paham

1. Belajar tanpa Mood
Belajarlah karena kesungguhan kita untuk berubah, jangan belajar hanya dengan berlandaskan mood saja.

iya kalau pas nice mood, la kalau pas bad mood kita jadikan alasan untuk kita tidak belajar, saya berani jamin ilmu yang anda pelajari akan sama halnya dengan air yang menetes di lapangan panas, sangat mudah menguap. Jadi jangan pernah belajar berdasarkan mood ya kalau ingin hasil yang memuaskan.

2. Belajarlah di manapun anda suka
Carilah tempat yang nyaman dan dapat menenangkan pikiran kita sewaktu belajar, dengan keadaan yang nyaman kita akan lebih mudah dalam memahami materi.

3. Jangan belajar terlalu banyak ketika akan ujian
Inilah sebuah doktrin yang saya rasa sangat keliru, "kamu harus belajar sungguh-sungguh, besok ada ujian"..kira-kira teman-teman sudah mendengar ocehan yang seperti itu? Ini adalah kesalahan, sebenarnya ketika akan ujian itu kita gunakan untuk merehat otak sekejap, justru pas hari-hari biasalah kita harus sungguh-sungguh. Sistem KS (kebut semalam) sangat merusak cara berpikir kita, karena hanya akan menimbulkan tekanan bukan pengetahuan.

4. Belajar sambil diskusi
Belajar secara kelompok memang dimaksudkan agar seseorang yang kurang mampu memahami materi bisa berdiskusi dengan orang yang sudah paham. Sehingga pertukaran ide terus berjalan, yang pintar tidak semakin pintar, begitu pula yang bodoh tidak semakin terperosok. Semua bisa menjadi seimbang.

5. Belajar dengan diiringi musik
Musik memang bisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar, namun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap orang. Ada beberapa orang yang malah suka keadaan yang hening. Jadi, jika musik bisa membantumu berkonsentrasi, just listen it :)

6. Jangan hanya menghafal
metode menghafal mungkin bisa menyukseskan kita dalam mencari "nilai-yang-baik", namun apakah pengetahuan kita bertambah? tidak. Pahamilah materi dengan mempelajari konsep-konsepnya, bagaimana hal itu bisa terjadi, mengapa, apa selanjutnya, begitulah cara berpikir yang harus dikembangkan meskipun memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kita akan tahu betapa indahnya Ilmu Pengetahuan itu. Dalam film 3 idiots, ada sebuah quotes yang sangat mengena: "Dengan menghafal, kamu bisa menghemat waktumu selama 4 tahun di universitas, namun kau telah menghancurkan 40 tahun hidupmu kedepan"

7. Jangan malu-malu untuk bertanya
Bila kita ada yang belum paham mengenai materi yang diajarkan, cukup dengan acungkan jari dan bertanyalah kepada bapak/ibu guru, jangan malu bertanya bila kita tidak bisa, jangan jadikan gengsi "takut dibilang lambat oleh teman2" sebagai alasan, karena hal yang seperti itu tidak masuk akal!

8. Coba dan Gagal (Trial and Error)
Dalam hidup ini, gagal adalah teman kita juga, jadi jangan pernah menghindar darinya. Kita terjatuh, untuk apa? agar kita tahu bagaimana cara untuk bangun. Kita tidak akan pernah tahu yang benar itu bagaimana jika kita tidak kenal dengan KESALAHAN dulu. Materi yang sesulit apapun, pasti akan bisa kita kuasai asal tidak ada kata menyerah memahaminya. Coba terus, gagal sudah biasa.

9. Cintailah mata pelajaran yang anda suka
Anda tidak bisa dalam fisika (misal), namun anda sangat mencintai pelajaran yang satu ini. Maka dengan kecintaan itu, suatu saat akan menjadikan anda seorang fisikawan hebat, karena sesuatu yang dilakukan sepenuh hati akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Sekarang tidak bisa, namun karena kecintaan tersebut anda mempelajarinya setiap waktu, tunggulah hingga mimpi indah tiba. You'll be the best, but wait until the time's coming on ^_^

10. Ingatlah tujuan utama kita sekolah
Tujuan utama kita sekolah ialah untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan hanya menerima "Cara Untuk Memperoleh Nilai yang Baik" saja. Nilai tidak akan bisa mencerminkan kualitas seseorang, lihatlah kenyataannya. Tidak masalah kita ada di peringkat berapapun, yang terpenting ialah belajar bukan untuk mencapai kesuksesan..tetapi untuk membesarkan jiwa. ini merupakan Cara Belajar paling Efektif yang terus saya gunakan, karena saya yakin ilmu bukan sebatas CORETAN NILAI, tapi banyaknya kita berbagi kepada sesama.

11. Kunci semua metode belajar
Kuncinya terletak pada kesungguhan kita dalam berdo'a, karena saya masih ingat betul ada yang bilang kecerdasan seseorang 73% dari kesungguhan do'anya, sedangkan 27% dari belajar. Intinya do'a sangatlah penting, sebagai bentuk pasrah kita Kepada Allah. Namun belajar juga sangatlah penting, ingat! Tidak bisa mencapai 100% tanpa ada yang 27% tersebut.

 

KARAKTER SESEORANG DILIHAT DARI FOTO PROFIL FACEBOOK



Ternyata secara tak sadar kepribadian kita bisa dinilai secara singkat lewat kebiasaan kita di jejaring sosial. Gak Percaya? Berikut Penjelasannya:
1. Sering Gonta-ganti Gambar Profil
"Orang yang sering mengganti gambar profilnya di jejaring sosial cenderung merasa tidak aman, kurang percaya diri dan sangat sembrono dalam mengambil keputusan. Orang seperti ini mudah curiga dan sulit percaya orang lain," ujar psikolog Amool Ranjan, dikutip dari Times of India.
Ia menambahkan, beberapa individu dengan tipe ini bahkan punya kepribadian ganda dan selalu tidak puas dengan keputusan yang diambilnya sendiri. Ciri ini menunjukkan seseorang yang mengalami krisis identitas dan ingin tahu pandangan orang lain terhadap dirinya (dengan cara mengganti gambar profile setiap satu atau dua jam sekali).
2. Memajang Foto Selebriti
Menunjukkan seseorang yang suka mengidolakan orang lain karena merasa kehidupannya sendiri tidak terlalu sukses. Tipe ini cenderung kurang percaya diri dan sering meminta pendapat orang lain. "Dia termasuk orang yang tertutup dan enggan membicarakan masalah pribadi," kata Amool.
Selain itu menurut Kaptan, orang dengan karakter ini punya dunia yang terbatas; tidak banyak bertemu orang dan kesehariannya monoton.
Dia lebih suka memendam hasrat dan impiannya. Mengupload gambar orang lain adalah salah satu cara untuk merefleksikan dirinya.
"Mereka adalah pemimpi dan senang berada di dunia fantasi," ungkap psikolog Kaptan Singh Sengar.
3. Foto Syur
Ada sejumlah orang yang tak sungkan memamerkan foto seksi atau menunjukkan keintiman bersama pasangan di jejaring sosial.
Menurut Amool, tipe orang seperti ini biasanya suka mencari perhatian dan khawatir dengan hubungan asmaranya. Biasanya mereka memiliki sifat rendah diri yang kompleks.
"Maka untuk menutupinya, mereka mencoba tampil lebih ekspresif," ujar Amool.
Sementara itu Kaptan menjelaskan, perilaku ini menunjukkan sifat kekanak-kanakan dan obsesi menjadi pusat perhatian. Biasanya, tipe ini kurang bisa dipercaya dalam menjalin hubungan asmara.
4. Gambar Bernuansa Gothic
Menggambarkan orang dengan kepribadian kompleks dan misterius. Amool mengungkapkan, cukup sulit memahami tipe ini dan itu yang memang dia inginkan. Mereka biasanya tidak suka berbagi terlalu banyak dengan orang lain dan lebih memilih menyelesaikan masalahnya sendiri.
Senada dengan Amool, Singh menyatakan, "Meskipun kelihatannya baik-baik saja, tapi mereka selalu merasa sebaliknya. Orang-orang seperti ini biasanya sangat memerhatikan penampilan fisik."
5. Pasang Wajah dengan Bibir Cemberut
Menurut psikolog Dr Asi Sharabi seperti dikutip dari Cosmopolitan, gaya ini menunjukkan sifat provokatif dan simbol sensual. Mengindikasikan seseorang yang ingin terlihat seksi, mendambakan keintiman atau pasangan. Bisa juga mengindikasikan kalau dia seseorang yang suka bersentuhan fisik.
6. Bersama Hewan Peliharaan
Tipe ini biasanya penyayang dan berharap bisa jadi pengasuh atau pengayom yang baik bagi keluarganya kelak. Memasang foto bersama hewan peliharaan bisa juga mengindikasikan dia orang yang family oriented.
7. Sedang Menari
Dia ingin 'mengundang' orang untuk melihatnya. Seseorang yang menunjukkan dirinya sedang pose berdansa biasanya bersifat terbuka, bebas, pencari kenikmatan hidup dan cenderung bergaya hidup hedonis.
8. Melakukan Aktivitas
Dia suka memajang foto dirinya sedang berolahraga, bekerja, membaca buku atau berkebun. Ini menandakan, orang tersebut ingin dikenal karena kemampuan dan pengalaman hidupnya. Biasanya dia jarang membicarakan hubungan asmara atau sesuatu yang berkaitan dengan emosional. Hal ini juga menandakan keengganan untuk berkomitmen dalam hubungan.
9. Memalingkan Wajah dari Kamera
Pose ala 'candid' ini menggambarkan seseorang yang tegas, teguh berpendirian dan cenderung keras kepala. Tapi dia juga tipe yang sangat percaya diri dalam menjalani hidup.
10. Mengenakan Busana Pesta
Tipe ini suka bersosialisasi dan hobi ikut dalam berbagai pertemuan seperti arisan atau pesta. Pemilik kepribadian yang ekstrovert atau terbuka. Mereka sangat mengutamakan kepercayaan diri dan mendapat perhatian dari orang sekitar. (*)

KARENA UKURAN KITA TAK SAMA

Oleh Salim A. Fillah       
"seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya
    memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti
    memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan
    kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi"

Seorang lelaki tinggi besar berlari-lari di tengah padang. Siang itu, mentari seakan didekatkan hingga sejengkal. Pasir membara, ranting-ranting menyala dalam tiupan angin yang keras dan panas. Dan lelaki itu masih berlari-lari. Lelaki itu menutupi wajah dari pasir yang beterbangan dengan surbannya, mengejar dan menggiring seekor anak unta.

Di padang gembalaan tak jauh darinya, berdiri sebuah dangau pribadi berjendela. Sang pemilik, ’Utsman ibn ‘Affan, sedang beristirahat sambil melantun Al Quran, dengan menyanding air sejuk dan buah-buahan. Ketika melihat lelaki nan berlari-lari itu dan mengenalnya,

“Masya Allah” ’Utsman berseru, ”Bukankah itu Amirul Mukminin?!”

Ya, lelaki tinggi besar itu adalah ‘Umar ibn Al Khaththab.

”Ya Amirul Mukminin!” teriak ‘Utsman sekuat tenaga dari pintu dangaunya,

“Apa yang kau lakukan tengah angin ganas ini? Masuklah kemari!”

Dinding dangau di samping Utsman berderak keras diterpa angin yang deras.


kisah inspirasi
”Seekor unta zakat terpisah dari kawanannya. Aku takut Allah akan menanyakannya padaku. Aku akan menangkapnya. Masuklah hai ‘Utsman!” ’Umar berteriak dari kejauhan. Suaranya bersiponggang menggema memenuhi lembah dan bukit di sekalian padang.

“Masuklah kemari!” seru ‘Utsman,“Akan kusuruh pembantuku menangkapnya untukmu!”.

”Tidak!”, balas ‘Umar, “Masuklah ‘Utsman! Masuklah!”

“Demi Allah, hai Amirul Mukminin, kemarilah, Insya Allah unta itu akan kita dapatkan kembali.“

“Tidak, ini tanggung jawabku. Masuklah engkau hai ‘Utsman, anginnya makin keras, badai pasirnya mengganas!”

Angin makin kencang membawa butiran pasir membara. ‘Utsman pun masuk dan menutup pintu dangaunya. Dia bersandar dibaliknya & bergumam,

”Demi Allah, benarlah Dia & RasulNya. Engkau memang bagai Musa. Seorang yang kuat lagi terpercaya.”

‘Umar memang bukan ‘Utsman. Pun juga sebaliknya. Mereka berbeda, dan masing-masing menjadi unik dengan watak khas yang dimiliki.

‘Umar, jagoan yang biasa bergulat di Ukazh, tumbuh di tengah bani Makhzum nan keras & bani Adi nan jantan, kini memimpin kaum mukminin. Sifat-sifat itu –keras, jantan, tegas, tanggungjawab & ringan tangan turun gelanggang – dibawa ‘Umar, menjadi ciri khas kepemimpinannya.

‘Utsman, lelaki pemalu, anak tersayang kabilahnya, datang dari keluarga bani ‘Umayyah yang kaya raya dan terbiasa hidup nyaman sentausa. ’Umar tahu itu. Maka tak dimintanya ‘Utsman ikut turun ke sengatan mentari bersamanya mengejar unta zakat yang melarikan diri. Tidak. Itu bukan kebiasaan ‘Utsman. Rasa malulah yang menjadi akhlaq cantiknya. Kehalusan budi perhiasannya. Kedermawanan yang jadi jiwanya. Andai ‘Utsman jadi menyuruh sahayanya mengejar unta zakat itu; sang budak pasti dibebaskan karena Allah & dibekalinya bertimbun dinar.

Itulah ‘Umar. Dan inilah ‘Utsman. Mereka berbeda.

Bagaimanapun, Anas ibn Malik bersaksi bahwa ‘Utsman berusaha keras meneladani sebagian perilaku mulia ‘Umar sejauh jangkauan dirinya. Hidup sederhana ketika menjabat sebagai Khalifah misalnya.

“Suatu hari aku melihat ‘Utsman berkhutbah di mimbar Nabi ShallaLlaahu ‘Alaihi wa Sallam di Masjid Nabawi,” kata Anas . “Aku menghitung tambalan di surban dan jubah ‘Utsman”, lanjut Anas, “Dan kutemukan tak kurang dari tiga puluh dua jahitan.”

Dalam Dekapan ukhuwah, kita punya ukuran-ukuran yang tak serupa. Kita memiliki latar belakang yang berlainan. Maka tindak utama yang harus kita punya adalah; jangan mengukur orang dengan baju kita sendiri, atau baju milik tokoh lain lagi.

Dalam dekapan ukhuwah setiap manusia tetaplah dirinya. Tak ada yang berhak memaksa sesamanya untuk menjadi sesiapa yang ada dalam angannya.

Dalam dekapan ukhuwah, berilah nasehat tulus pada saudara yang sedang diberi amanah memimpin umat. Tetapi jangan membebani dengan cara membandingkan dia terus-menerus kepada ‘Umar ibn ‘Abdul ‘Aziz.

Dalam dekapan ukhuwah, berilah nasehat pada saudara yang tengah diamanahi kekayaan. Tetapi jangan membebaninya dengan cara menyebut-nyebut selalu kisah berinfaqnya ‘Abdurrahman ibn ‘Auf.

Dalam dekapan ukhuwah, berilah nasehat saudara yang dianugerahi ilmu. Tapi jangan membuatnya merasa berat dengan menuntutnya agar menjadi Zaid ibn Tsabit yang menguasai bahawa Ibrani dalam empat belas hari.

Sungguh tidak bijak menuntut seseorang untuk menjadi orang lain di zaman yang sama, apalagi menggugatnya agar tepat seperti tokoh lain pada masa yang berbeda. ‘Ali ibn Abi Thalib yang pernah diperlakukan begitu, punya jawaban yang telak dan lucu.

“Dulu di zaman khalifah Abu Bakar dan ‘Umar” kata lelaki kepada ‘Ali, “Keadaannya begitu tentram, damai dan penuh berkah. Mengapa di masa kekhalifahanmu, hai Amirul Mukminin, keadaanya begini kacau dan rusak?”

“Sebab,” kata ‘Ali sambil tersenyum, “Pada zaman Abu Bakar dan ‘Umar, rakyatnya seperti aku.
Adapun di zamanku ini, rakyatnya seperti kamu!”

Dalam dekapan ukhuwah, segala kecemerlangan generasi Salaf memang ada untuk kita teladani. Tetapi caranya bukan menuntut orang lain berperilaku seperti halnya Abu Bakar, ‘Umar, “Utsman atau ‘Ali.

Sebagaimana Nabi tidak meminta Sa’d ibn Abi Waqqash melakukan peran Abu Bakar, fahamilah dalam-dalam tiap pribadi. Selebihnya jadikanlah diri kita sebagai orang paling berhak meneladani mereka. Tuntutlah diri untuk berperilaku sebagaimana para salafush shalih dan sesudah itu tak perlu sakit hati jika kawan-kawan lain tak mengikuti.

Sebab teladan yang masih menuntut sesama untuk juga menjadi teladan, akan kehilangan makna keteladanan itu sendiri. Maka jadilah kita teladan yang sunyi dalam dekapan ukhuwah.

Ialah teladan yang memahami bahwa masing-masing hati memiliki kecenderungannya, masing-masing badan memiliki pakaiannya dan masing-masing kaki mempunyai sepatunya. Teladan yang tak bersyarat dan sunyi akan membawa damai. Dalam damai pula keteladannya akan menjadi ikutan sepanjang masa.

Selanjutnya, kita harus belajar untuk menerima bahwa sudut pandang orang lain adalah juga sudut pandang yang absah. Sebagai sesama mukmin, perbedaan dalam hal-hal bukan asasi
tak lagi terpisah sebagai “haq” dan “bathil”. Istilah yang tepat adalah “shawab” dan “khatha”.

Tempaan pengalaman yang tak serupa akan membuatnya lebih berlainan lagi antara satu dengan yang lain.

Seyakin-yakinnya kita dengan apa yang kita pahami, itu tidak seharusnya membuat kita terbutakan dari kebenaran yang lebih bercahaya.

Imam Asy Syafi’i pernah menyatakan hal ini dengan indah. “Pendapatku ini benar,” ujar beliau,”Tetapi mungkin mengandung kesalahan. Adapun pendapat orang lain itu salah, namun bisa jadi mengandung kebenaran.”

sepenuh cinta,
Salim A. Fillah

Ustad jefri al buchori - Bidadari Surga (Lirik)

http://www.youtube.com/v/6OTZXTMma6Y?version=3&autohide=1&autohide=1&showinfo=1&feature=share&autoplay=1&attribution_tag=iXNT8p4-uM0MIR8HtNFjGw